• Enter Slide 1 Title Here

    This is slide 1 description. You can replace this with your own words. Blogger template by PremiumBloggerTemplates.com...

  • Enter Slide 2 Title Here

    This is slide 2 description. You can replace this with your own words. Blogger template by PremiumBloggerTemplates.com...

  • Enter Slide 3 Title Here

    This is slide 3 description. You can replace this with your own words. Blogger template by PremiumBloggerTemplates.com...

Rabu, 12 Juli 2017

Juli 12, 2017 Posted by Unknown No comments
Di antara semua makhluk ciptaan tuhan, mungkin burung termasuk salah satu hewan yang paling indah. Pada postingan kali ini, kami mencoba menyusun daftar selusin kelompok burung yang paling mempesona dari seluruh dunia. Komposisi warna, keunikan dan kerumitan dekorasi tubuh menjadi salah satu pertimbangan bagi kami dalam menyusun daftar ini. Status burung sebagai maskot atau burung nasional suatu negara akan menjadi nilai tambah tersendiri. Pada akhirnya, urutan dalam daftar ini hanyalah sebagai bagian dari materi postingan belaka. Keputusan final, tetaplah berada di tangan sobat-sobat semua…

1. Pheasant (Suku Phasianidae)
Pheasant jantan termasuk burung berukuran besar dengan ekor yang panjang dan bulu yang sangat indah. Kelompok burung ini lebih banyak menghabiskan waktunya di tanah, mulai dari hutan tepi pantai, padang rumput terbuka hingga hutan pegunungan berhawa sejuk. Beberapa jenis diantaranya sudah sangat jarang ditemukan dan terancam punah.

Ayam hutan, sempidan, kuau dan burung merak adalah beberapa di antara anggota kelompok burung ini. Namun, sebagian orang menganggap burung Pheasant emas (Golden Pheasant) sebagai burung yang paling indah di dunia. Warna kuning emas di sekujur tubuh, berpadu dengan warna biru dan hitam di punggung serta mozaik coklat-hitam di leher menjadikan komposisi warna jenis burung ini begitu sempurna. Ekor yang sangat panjang dengan campuran warna coklat dan hitam pun semakin menambah pesona.
Pheasant Emas (Chrysolophus pictus), burung terindah di dunia. Burung ini berasal dari hutan-hutan pinus di pegunungan sebelah barat China.

Kelompok burung Phasianidae. bentuk “mata” dari ekor merak biru jantan Pavo cristatus (kiri atas), Pheasant Emas Chrysolophus pictus, Kuau Kerdil Kalimantan Polyplectron schleiermacheri (kanan bawah), Kuau kerdil PalawanPolyplectron napoleonis (kiri bawah). 

Struktur bulu burung merak yang pandai berlenggak-lenggok, bak model di atas catwalkitu, sebenarnya tergolong rumit. Tidak heran, jika Darwin sang pencetus teori evolusi menjadi bingung, saat menjelaskan proses evolusi dari bulu merak ini, dalam bukunya On the Origin of Species. Hingga kini dikenal 2 spesies burung merak, yaitu: merak biru Pavo cristatus yang hidup di India dan sekitarnya serta merak hijau yang tersebar di Asia tenggara. Di Indonesia, Merah hijau hanya dapat ditemukan di Pulau Jawa.

Kuau kerdil (Peacock-Pheasant) termasuk burung langka yang tersebar di Asia Tenggara. Meskipun kurang dikenal orang, tingkah laku burung ini saat musim berbiak sangatlah menarik. Saat menggoda betina, sang jantan akan mengembangkan ekornya menyerupai kipas yang penuh ornamen dan berkilauan.

Sebagian besar burung ini memiliki daerah sebaran terbatas dan bersifat endemik. Semenanjung Malaya, Indo-china, Myanmar, Pulau Hainan, Sumatera dan Kalimantan memiliki jenisnya sendiri yang tidak ditemukan di tempat lain. Hingga kini, diketahui 8 jenis kuau kerdil di seluruh dunia. Seluruhnya hanya ditemukan di Asia.

Jenis Kuau kerdil Hainan termasuk salah satu burung paling langka di dunia. Kuau kerdil abu-abu dikenal sebagai burung nasional Myanmar. Sedangkan Kuau Kerdil pulau Palawan-Filipina dikenal sebagai spesies Kuau kerdil yang paling indah.

Pheasant emas termasuk burung yang sangat populer di kalangan penangkar dan hobiis burung di Eropa dan Amerika. Warna burung yang sangat indah dan perangainya yang ramah sangat disukai orang. Pemeliharaannya pun relatif mudah. Sebagian besar Pheasant Emas yang ada dipasaran saat ini merupakan hasil penangkaran.

Burung ini pertamakali ditemukan di daerah hutan Pinus di Pegunungan Barat China. Meskipun menjadi burung hias yang sangat populer, kehidupan alami burung ini di habitat aslinya tidak banyak diketahui dan hingga kini masih tetap menjadi misteri.

Selasa, 04 Juli 2017

Juli 04, 2017 Posted by Unknown No comments
Walau hanya melihat wajah dan senyumanmu..
Itu sudah membuat diriku bahagia.. :)
Rindu yang datang tak akan ku sampaikan..
Di hatilah ku akan menyimpan semua itu..
Agar tak usai semua mimpi panjang ini..
Yang ingin ku pertahankan hanyalah kebahagiaanmu..
Akan ku korbankan seluruh jiwa dan raga ini..
Namun aku tak selalu ada di setiap detik kehidupanmu..
Tetapi akan ku coba agar selalu ada..
Indahnya kisah mendatang akan ku ciptakan..
Juli 04, 2017 Posted by Unknown No comments

Beberapa jenis burung di Indonesia menjadi langka karena sedikit demi sedikit jumlahnya mulai berkurang. Hal ini tidak lain karena banyaknya burung yang ditangkap kemudian diselundupkan untuk dijual ke luar negeri dan juga kerusakan habitat hutan akibat penebangan hutan serta pembakaran hutan.
Jika nanti tak ada lagi burung-burung di Indonesia, apakah ekosistem lingkungan akan terganggu? Tentu hal tersebut bisa saja terjadi, tapi kepunahan burung-burung di Indonesia bisa dihindari dengan konservasi burung, ternak burung, dan penangkaran burung. Maka dari itu, mulai dari sekarang sebaiknya Anda tidak menangkap burung di alam liar lagi.
Lebih baik, kalian mulai melestarikan burung-burung di Indonesia dengan cara beternak atau menangkar burung. Selain dapat melestarikan burung, beternak burung juga bisa menambah penghasilan.


Berikut beberapa jenis burung langka di Indonesia yang terancam punah.

1. Jalak Bali


Jalak Bali (zootalk.wordpress.com)
Jalak Bali (zootalk.wordpress.com)
Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) merupakan burung endemik pulau Bali dan dinobatkan sebagai lambang fauna provinsi Bali.

2. Maleo Senkawor


Maleo Senkawor (youtube.com)
Maleo Senkawor (youtube.com)
Maleo Senkawor (Macrocephalon maleo) merupakan satu-satunya burung di dalam genus tunggal Macrocephalon yang diperkirakan jumlahnya kurang dari 10.000 ekor.
 

3. Elang Jawa


Elang Jawa (rezasulkhaerah.wordpress.com)
Elang Jawa (rezasulkhaerah.wordpress.com)
Elang Jawa (Spizaetus bartelsi) merupakan burung yang ditetapkan sebagai maskot satwa langka di Indonesia sejak tahun 1992.


4. Merak Hijau


Merak Hijau (hotspotbirding.com)
Merak Hijau (hotspotbirding.com)
Merak Hijau (Pavo muticus) merupakan burung yang dievaluasikan sebagai rentan di dalam IUCN Red List.


5. Kuau Kerdil Kalimantan

Kuau Kerdil Kalimantan (igoterra.com)
Kuau Kerdil Kalimantan (igoterra.com)
Kuau Kerdil Kalimantan (Polyplectron schleiermacheri) adalah burung yang memiliki status konservasi EN (endangered) atau terancam punah oleh IUCN red list.
 

6. Kakatua Kecil Jambul Kuning

Kakatua Kecil Jambul Kuning (straitstimes.com)
Kakatua Kecil Jambul Kuning (straitstimes.com)
Kakatua Kecil Jambul Kuning (Cacatua sulphurea) adalah burung yang dievaluasikan sebagai kritis di dalam IUCN Red List.

7. Kasuari Gelambir Ganda


Kasuari Gelambir Ganda (biologypop.com)
Kasuari Gelambir Ganda (biologypop.com)
Kasuari Gelambir Ganda (Casuarius casuarius) merupakan burung yang dievaluasikan sebagai rentan (vulnerable, VU) di dalam IUCN Red List.

8. Gosong Maluku





Gosong Maluku (globaltwitcher.com)
Gosong Maluku (globaltwitcher.com)
Gosong Maluku (Eulipoa wallacei) adalah burung yang dievaluasikan sebagai rentan (vulnerable, VU) di dalam IUCN Red List.

9. Bangau Tongtong





Bangau Tongtong (henrygoh18.blogspot.co.id)
Bangau Tongtong (henrygoh18.blogspot.co.id)
Bangau Tongtong (Leptoptilos javanicus) adalah burung yang dievaluasikan sebagai rentan (vulnerable, VU) di dalam IUCN Red List.

10. Mentok Rimba





Mentok Rimba (nejohnston.org)
Mentok Rimba (nejohnston.org)
Mentok Rimba (Cairina scutulata) merupakan salah satu burung air yang paling langka di dunia karena jumlahnya tinggal 800 ekor.

11. Cenderawasih Merah





Cenderawasih Merah (amazingpictureblog.com)
Cenderawasih Merah (amazingpictureblog.com)
Cenderawasih Merah (Paradisaea rubra) merupakan salah satu burung asli Indonesia yang dikategorikan burung langka dan terancam punah oleh IUCN.

12. Kuau Raja





Kuau Raja (biolib.cz)
Kuau Raja (biolib.cz)
Kuau Raja (Argusianus argus) adalah burung langka yang masuk dalam kategori hampir terancam punah di IUCN.

13. Kehicap Boano





Kehicap Boano (burungocehan.link)
Kehicap Boano (burungocehan.link)
Kehicap Boano (Monarcha boanensis) adalah burung yang hanya ditemukan di pulau Boano, Maluku. IUCN memasukkan burung Kehicap Boano dalam kategori kritis atau sangat terancam punah karena jumlah populasinya tinggal sekitar 200 ekor saja.

14. Punai Timor





Punai Timor (supripakaian.blogspot.co.id)
Punai Timor (supripakaian.blogspot.co.id)
Punai Timor (Treron psittacea) merupakan burung yang dimasukkan dalam kategori terancam punah oleh IUCN. Bahkan, menurut Birdlife.org jumlah burung Punai Timor menunjukkan penurunan di pulau Timor dan sekarang jumlahnya tak lebih dari 200 ekor.

15. Pleci atau Kacamata Sangihe





Pleci atau Kacamata Sangihe (wikipedia.org)
Pleci atau Kacamata Sangihe (wikipedia.org)
Pleci atau Kacamata Sangihe (Zosterops nehrkorni) adalah burung langka yang masuk dalam kategori sangat terancam punah di IUCN karena jumlahnya diperkirakan tinggal 50 ekor saja.

16. Gagak Banggai





Gagak Banggai (speciesonthebrink.org)
Gagak Banggai (speciesonthebrink.org)
Gagak Banggai (Corvus unicolor) adalah burung yang dikategorikan sangat terancam punah oleh IUCN.

17. Tokhtor Sumatera





Tokhtor Sumatera (speciesonthebrink.org)
Tokhtor Sumatera (speciesonthebrink.org)
Tokhtor Sumatera (Carpococcyx viridis) merupakan burung endemik dari Sumatera yang jumlahnya tak lebih dari 300 ekor. Dulu, burung Tokhtor Sumatera pernah dinyatakan punah pada tahun 1916, namun muncul kembali pada 1997. Oleh karena itu, saat ini status burung Tokhtor Sumatera sangat terancam punah.

18. Trulek Jawa





Trulek Jawa (biodiversitywarriors.org)
Trulek Jawa (biodiversitywarriors.org)
Trulek Jawa (Vanellus macropterus) adalah burung paling langka di Pulau Jawa. Bahkan, IUCN sempat menyatakan bahwa burung Trulek Jawa sudah punah pada tahun 1994, tapi di tahun 2000 pernyataan tersebut direvisi menjadi sangat terancam punah. Nyatanya, sampai sekarang burung Trulek Jawa sangat sulit ditemukan di manapun, mungkin burung ini sudah benar-benar punah dari muka bumi.

19. Sikatan Aceh





Sikatan Aceh (hbw.com)
Sikatan Aceh (hbw.com)
Sikatan Aceh (Cyornis ruckii) merupakan burung yang ditemukan oleh M. Ruck pada tahun 1917. Namun, sampai saat ini burung Sikatan Aceh tidak pernah ditemukan keberadaannya. IUCN langsung menyatakan bahwa status burung Sikatan Aceh sangat terancam punah.

20. Cenderawasih Biru





Cenderawasih Biru (radioaustralia.net.au)
Cenderawasih Biru (radioaustralia.net.au)
Cenderawasih Biru (Paradisaea rudolphi) adalah jenis burung langka dari Papua yang dinyatakan rentan oleh IUCN Red List.
Demikian beberapa jenis burung langka di Indonesia yang terancam punah. Semoga kita sebagai pecinta burung bisa menjaga burung-burung asli Indonesia agar tidak cepat punah.

Blogroll

About